Renungkanlah…

images
Ketika ada seseorang bicara mengenai kita di belakang, itu adalah tanda bahwa kita sudah ada di depan.

Ketika seseorang sedang merendahkan diri kita, itu adalah tanda bahwa kita sudah berada di tempat yang lebih tinggi.

Ketika orang berbicara dengan nada iri mengenai kita, itu adalah tanda bahwa kita sudah jauh lebih baik dari mereka.

Tahukah sahabat,

Kita juga butuh batu kerikil agar kita berhati-hati.

Butuh semak berduri, agar kita waspada.

Butuh persimpangan, agar kita bijaksana dalam memilih.

Butuh petunjuk jalan, agar kita punya harapan tentang arah masa depan.

Butuh masalah, agar kita tahu kita ini mempunyai kekuatan.

Butuh pengorbanan, agar kita tahu cara bekerja keras.

Butuh air mata, agar kita tahu merendahkan hati.

Butuh di cela, agar kita tahu bagaimana cara menghargai.

Butuh tertawa, agar kita tahu mengucap syukur.

Butuh senyum, agar kita tahu bahwa kita punya cinta.

Butuh orang lain, agar kita tahu bahwa kita tak sendiri.

Sungguh…

Tak ada satu hal pun di dunia ini yang sia-sia.

 

Stawberry

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s